Rabu, 13 Juni 2018

sambungan bab sihir


Dahulu jaman nabi sulaiman as, banyak penyihir2 yang berulah dan membuat onar, mereka menggunakan ilmu sihir untuk menyebarkan penyakit dan kematian, juga untuk menimbulkan permusuhan serta saling serang dimasyarakat.....

Keadaan ini mengacaukan kerajaan sulaiman as. Para penyihir ini memanggil makhluk halus/jin, bekerja sama dengan jin2 itu untuk mengacaukan masyarakat.

Maka nabi sulaiman as memerangi dan menangkapi para tukang sihir, sekalian jin2 teman mereka, kitab2 ilmu sihir disita dari tangan penyihir. Para penyihir dan jin2 dihukum dan dibelenggu, untuk kerja paksa sebagai hukuman sudah membuat onar masyarakat.

Sepeninggalan sulaiman as, kitab2 sihir sitaan itu ditemukan kembali, lalu kembali dipelajari orang. Mereka mengklaim bahwa kitab2 itu merupakan rahasia ilmu sihir sulaiman as, sehingga bisa menaklukan makhluk halus dan ilmu itu di dapatkan Sulaiman as dari ajaran malaikat jibril dan mikail....

Lalu pernyataan para tukang sihir tersebut dibantah Allah, yang mengatakan bahwa Sulaiman tidak mengerjakan sihir, kemampuan sulaiman as adalah mukjizat, bukan sihir. Dan 2 orang malaikat yang mengajarkan sihir bukanlah jibril dan mikail, melainkan harut dan marut. Yang mana mereka sengaja diutus untuk mengajarkan sihir sebagai bentuk ujian bagi manusia.

Selain mengajarkan sihir, harut marut juga mengajarkan semacam teknologi kuno, dalam bidang astronomi. dan juga mengajarkan simbol2 astronomi, dimana simbol ini dibentuk tertentu menggunakan kristal2 dengan maksud untuk menyerap energi cosmic yang dipancarkan bintang2. Cara ini bisa membuat manusia menyerap energi dari bintang2 dan dimasukkan ke dalam tubuh mereka, jadilah mereka manusia dengan kekuatan super/jadi sakti.

Dengan energi kosmik dari bintang2 inilah manusia mulai menjadi sakti-sakti. mulai bisa terbang, menghilang, berjalan diatas air, kebal dsb....





Muri Abdi Pribadi Mohon dijelaskan tentang ayat ini

Allah berfirman


خَالِدِينَ فِيهَا مَا دَامَتِ السَّمَاوَاتُ وَالأَرْضُ إِلاَّ مَا شَاء رَبُّكَ إِنَّ رَبَّكَ فَعَّالٌ لِّمَا يُرِيدُ

[Hud 107] mereka kekal di dalamnya selama ada langit dan bumi, kecuali jika Tuhanmu menghendaki (yang lain). Sesungguhnya Tuhanmu Maha Pelaksana terhadap apa yang Dia kehendaki.

================
Itu menceritakan kehidupan akherat kelak..... 

Disitu ada kata kholidiina خَالِدِينَ , ini dari dasarnya kholid, lihat penjelasan saya tentang kholid (status lalu), itu adalah kekekalan yang bersifat kekal dalam dinamisme, kekal yang senantiasa berubah-ubah bentuk..... Ini menunjukkan akherat itu dinamis dan selalu berubah.... 

مَا دَامَتِ selama masih daim (berkesinambungan) langit dan bumi, artinya akherat pun memiliki langit dan bumi, dalam wujud semesta baru.... seperti yang saya katakan, semesta yang sekarang ini masih kurang "rasional", proses kiamat kubro berupa penghancuran, lalu penyusunan ulang membentuk semesta baru adalah dalam rangka "mengkoreksi" semesta lama, agar semesta baru lebih rasional dibandingkan semesta lama.... 

".....kecuali jika Tuhanmu menghendaki (yang lain)......" Ini maksudnya, andaikata semesta baru nantinya juga dinilai masih kurang rasional, maka ada kemungkinan untuk dikoreksi ulang.... 

contoh tidak rasionalnya semesta sekarang : 

- orang jahat, masih banyak yg diberi senang, orang baik masih banyak yang diberi susah, ini kurang rasional....
- orang buruk, masih banyak yang dipuja, dan orang baik masih banyak yang dicela... ini jg kurang rasional....

Ketidak rasionalan akan dikoreksi melalui mekanisme kiamat dan penciptaan semesta baru, untuk menuju dunia/semesta baru yang paling rasional.... Ini karena Tuhan kita juga Maha Rasional.... 


Selasa, 12 Juni 2018

sambungan lagi ttng sihir
=====
Nah itu adalah peran dan urusan iblis, adapun sihir berbeda, dia tidak diturunkan secara spesifik untuk menyesatkan manusia, namun sebagai bahan penguji, atau bisa dikatakan bahwa sihir adalah bagian dari mekanisme seleksi alam....

Alam ini memiliki "nature" atau sifat dasar yang sangat "PERFEKSIONIS", maksudnya alam akan melakukan apa saja untuk mencapai keadaan yang paling sempurna dalam pengertiannya.....

Untuk melakukan hal ini, maka alam  melakukan mekanisme "SELEKSI" alam..... Cenderung untuk mengeliminasi/menyingkirkan yang lemah dan mempertahankan yang kuat..... Sedangkan sihir adalah salah satu dari cara alam melakukan seleksi.....

Misalkan disuatu negeri terjadi sihir yang membawa kepada kematian massal melalui penyebaran penyakit..... Maka orang2 yang akan binasa terkena sihir adalah mereka-mereka yang "LEMAH", baik itu lemah fisiknya, lemah akalnya, maupun lemah ruhaninya.....

Kemudian mereka2 yang bertahan hidup adalah mereka yang memiliki kekuatan dan daya tahan/imun terhadap sihir tersebut..... Dengan demikian, seleksi alam ini akan menghasilkan manusia-manusia yang lebih super dengan mengorbankan manusia-manusia lemah.....

Demikian juga halnya jika sihir2 tersebut adalah sihir lahiriah, misal yang sebabkan perpecahan, maka orang2 yang lemah akal (bodoh) akan saling serang dan mungkin saling bunuh, lalu mereka akan tereliminasi dan dilenyapkan dari dunia ini.

Jadi ingat prinsipnya, yaitu bahwa SIHIR adalah bagian dari seleksi alamiah, dimana hanya mengeliminasi dan menyingkirkan yang lemah saja, baik lemah fisik, lemah akal, lemah mental/ruhaninya, (mungkin juga sekalian yang lemah syahwatnya..... heuheuheu)

Maka untuk menangkal segala macam bentuk sihir, kita harus memperkuat diri..... Mulai dari memperkuat fisik, memperkuat akal fikiran dan memperkuat batin/qolbu.....

Memperkuat fisik bisa dilakukan dengan olahraga, memperkuat akal fikiran bisa dilakukan dengan banyak belajar dan banyak berfikir/tafakur, memperkuat batin/qolbu bisa dilakukan dengan banyak berdzikir.....

Kalau fisikmu lemah, maka fisikmu bisa kena sihir..... Kalau akalmu lemah, akalmu bisa kena sihir, kalau batinmu lemah, batinmu bisa kena sihir......












Sastro Jendro knapa bukan iblis yang diutus utk mengajarkan sihir ya,abah...
==================
Nah kita akan lanjutkan kembali tentang bab sihir.....

Iblis itu sudah ada urusannya sendiri, peran iblis dalam panggung dunia ini ada 2:

1. Untuk menyesatkan manusia.
2. penampungan citra keburukan/kambing hitam.

Iblis atau setan adalah penampung citra seluruh keburukan, ini adalah fitrahnya, agar manusia tidak saling serang antara sesamanya, manusia bisa menyalahkan iblis/setan. Inilah fitrahnya.... contoh:

si A berantem dengan si B

si A : ini salah kamu B
si B : tidak bisa ini salah kamu A

Akhirnya mereka gontok-gontokan lalu saling jotos jotosan.... Kemudian muncullah si C untuk mendamaikan..... Cara mendamaikan seluruh umat manusia adalah mengembalikan kepada fitrah, yaitu fitrahnya untuk menyalahkan setan/iblis atas semua keburukan....

si C : Ini bukan salah kalian, bukan salah si A ataupun si B, ini salah setan, iblis sudah mempengaruhi kalian, sadarlah...

Akhirnya si A dan si B berhasil dikembalikan ke fitrah dasarnya yaitu menyalahkan setan..... sadarlah keduanya, lalu saling memaafkan
si A : maafkan saya B, ini semua karena saya terpengaruh setan
si B : saya juga minta maaf, saya sama2 dipengaruhi setan.

Maka seluruh permusuhan antar sesama umat manusia bisa didamaikan  kembali, asal bisa mengembalikan mereka kepada fitrah dasarnya yaitu menyalahkan dan membebankan semua keburukan kepada setan/iblis.... Ketika manusia mulai menyalahkan sesama manusia, ini merupakan keadaan yang "keluar" dari fitrah dasar ini.... Dan akan berakibat kehancuran, sesuatu yang tidak berjalan sesuai fitrah dasar...
=====
Nah itu adalah peran dan urusan iblis, adapun sihir berbeda, dia tidak diturunkan secara spesifik untuk menyesatkan manusia, namun sebagai bahan penguji, atau bisa dikatakan bahwa sihir adalah bagian dari mekanisme seleksi alam....

#disambung_lagi_nanti_dzat







Senin, 11 Juni 2018

Lanjutan lagi bab sihir

Kemarin sudah tentang bab sihir lahiriah yang diajarkan harut.... sekarang kita akan lanjutkan dengan sihir gaibiyah yang ini diajarkan marut.....

Sihir gaibiyah

Sebelumnya saya ingatkan kembali, tentang sihir bahwa sihir itu adalah ilmu yang mampu memutarbalikkan fakta, mengaburkan kebenaran sejati.... Ini adalah inti dari sihir, karenanya ia disifati batil.....

Ada banyak sekali jenis sihir gaibiyah yang ada di dunia ini..... contohnya:

1. Sihir yang populer jaman nabi ibrahim as adalah jenis sihir yang mampu merusak PERSATUAN. dalam skala kecil sihir semacam ini mampu merusak rumah tangga dan menimbulkan perceraian suami-istri. Dalam skala besar akan mampu menghancurkan sebuah negara. Sihir ini dahulu menghancurkan babilonia.

2. Sihir yang populer jaman nabi sulaiman as adalah jenis sihir penyebar wabah PENYAKIT dan KEMATIAN. Kita telah cukup mengenalnya sebagai santet. Sihir jenis ini jika cukup kuat akan melahirkan epidemi penyakit berbahaya dimana-mana.

3. Sihir yang populer jaman nabi musa as. adalah jenis sihir kamuflase yang mampu menipu pandangan mata. Sehingga nampaklah sesuatu yang sebenarnya hanyalah ilusi dan halusinasi belaka.

Di Indonesia, jenis-jenis sihir gaibiyah sangat banyak sekali, dan 3 jenis sihir di atas adalah tipe utama dari semua jenis sihir.

Adapun harut dan marut sebenarnya adalah utusan Tuhan, mereka petugas khusus untuk mengajarkan sihir baik lahiriah maupun gaibiyah dan hanya diturunkan untuk skenario (kekacauan) besar saja. Kalau harut dan marut sudah turun di suatu negeri, kekacauan besar akan segera melanda.

#disambung_kapan2...









Minggu, 10 Juni 2018

Melanjutkan bab sihir

Tahukah kalian, mengapa untuk mengajarkan sihir mesti diperlukan 2 orang malaikat, yaitu harut dan marut??..... Mengapa tidak 1 saja cukup, 2 nampak seperti boros personil??.....

Ingin tahu jawabannya..... ?? yuk mang..... heuheuheu

Pertama kita akan terangkan apa itu sebenarnya yang disebut dengan ilmu "SIHIR"...... Sihir atau ilmu sihir adalah kemampuan untuk memutar balikkan fakta, sehingga mengaburkan kebenaran..... Dengan sihir, hitam bisa dibuat nampak putih, kuning bisa jadi hijau, merah jadi biru, dsb....

Sihir memiliki 2 cabang keilmuan, yaitu sihir yang bersifat lahiriah dan sihir yang bersifat gaibiyah.....

Sihir yang bersifat lahiriah ini yang mengajarkan adalah Harut, sedang sihir yang bersifat gaibiyah ini yang mengajarkan adalah Marut.... 

Sihir lahiriah

Ilmu sihir semacam ini adalah kemampuan membalikkan fakta, mengaburkan kebenaran secara lahiriah. Ini banyak dijalankan oleh OKNUM-OKNUM media/pers, oknum politikus, oknum provokator, oknum agama, oknum pengacara dsb. Bisa dikatakan hampir disemua bidang banyak penyihir2 lahiriah semacam ini.

Mereka melakukan sihir dengan membuat penggiringan opini publik, hoaks/berita palsu, isu-isu, propaganda dsb..... Lalu banyak rakyat yang terkena pengaruh ilmu sihirnya.....

Kalau "mata hati" kalian bisa melihatnya, kalian akan saksikan di dunia ini banyak sekali penyihir macam mereka. 

Sihir lahiriah semacam ini yang sekarang marak, sedang sihir yang bersifat gaibiyah sudah semakin langka dan ketinggalan jaman, sebab setan jaman now tidak lagi doyan sajen menyan, setan jaman now makanannya adalah hoaks. heuheuheu.

#nanti_dilanjutkan_lagi_dzat







Agan K Fridayanto Maaf kang, pertanyaan ini pernah saya ajukan di blog akang, tapi sepertinya akan lebih tepat kalo saya tanyakan di kolom komentar postingan ini, semuanya akan kembali kepada Alloh baik penghuni neraka ataupun surga, saya mengamini penjelasan ini, meski akang belum lengkapi mengenai, huruf lam yang akang singgung di penjelasan awal

Dan mengenai kekekalan surga dan neraka beserta penghuninya, bagaimana korelasi hal tersebut dengan, tidak ada keabadian pada mahluk, bahwa semua mahluk akan hancur termasuk surga neraka dan penghuninya 
Mohon pencerahannya kang

========================
Oh sudah pernah saya bahas itu..... mungkin karena kamu baru jadi belum baca pembahasan saya.....

Kekekalan itu memiliki 2 bentuk:

1. baqo'
2. kholid

baqo' itu kekal dalam diam, kekal yang statis, tidak pernah mengalami perubahan
kholid itu kekal dalam gerak, kekal yang dinamis, kekal yang selalu berubah-ubah dari waktu ke waktu

Allah sebagai AL-Batiin itu kekal secara baqo', dimana DIA yang dulu, sekarang, dan akan datang adalah tetap dan tidak berubah, tidak pula bergeser. Al-Batiin ini kalian kenal juga dengan sebutan Dzat Allah. Kalian kenal juga dengan istilah Robb.....Kalian kenal pula dengan istilah AL-Ahad....

Allah sebagai Adz-Dzohir ini kekal secara kholid, dimana DIA akan selalu dinamis dan berubah dan tidak akan berhenti berubah-ubah. Adz Dhohir ini juga kalian kenal sebagai Sifatullah. Kalian juga mengenalnya sebagai Ilah..... Kalian juga mengenalNYA sebagai AL-Wahid..... Lalu apa itu ciptaan??.... ciptaan adalah efek samping/aksiden dari perubahan sifat dan af'al Allah sendiri..... Karena sifat dan af'alNYA yang tidak berhenti berubah (dinamis), maka ini akan melahirkan mata rantai, mata rantai inilah yang kemudian mawujud menjadi makhluk ciptaan..... Hari ini DIA lagi sayang, kalian dilimpahi banyak rizki, panen melimpah, besok2 bisa jadi DIA marah, kirim bencana.... besoknya sayang lagi..... demikianlah, DIA dalam sifat dan af'alnya dinamis, berubah-ubah terus macam itu.....

Nah, segala sesuatu yang ada ini bersifat kholid/kekal dalam perubahan karena merupakan mata rantai efek aksiden dari perubahan sifatullah dan af'al Allah dari waktu ke waktu.... 

Tidak ada yang musnah/lenyap sama sekali, walaupun kiamat 17 kali, yang ada hanyalah berubah-ubah..... Kalaupun alam semesta ini hancur, jadi kepingan atom-atom, atom-atom itu tidak kemana-mana, tidak pula lenyap, akan berhimpun dan terbentuk kembali menjadi semesta yang baru, yang mungkin lebih RASIONAL..... Sebab semesta yang sekarang ini masih kurang rasional, dimana orang jahat, masih banyak yang diberi senang, sedang orang baik, masih banyak yang diberi susah.....