Kamis, 15 November 2018

016....NiMull NiMull NiMull Kulo nyimak abah.
Ngapunten abah bagaimana nasip anak yang seumur hidup dibayangi dengan sihir sehingga menjadikan sifat anak ndak karuan mengakibatkan ndak ada teman akrab.

========================
Apakah kalian sudah percaya dan yakin bahwa tidak ada kekuatan selain kekuatan Allah??....

Kalau sudah yakin, maka jangan lagi percaya sama sihir, bahwa sihir itu ada kekuatan yang bisa bikin begini dan begitu....

Kalau kalian masih percaya bahwa sihir itu punya kekuatan, berarti kalian percaya kekuatan sihir/magic disatu sisi dan percaya kekuatan Allah di sisi yang lain..... Itu MENDUA namanya..... 

masa, sudah beriman masih percaya sihir ada kekuatannya.... gimana kamu ini??


015..... Muhammad Rifqi Firdaus Kiblat kita kanjeng rosul bukan yg lain.
======================
Ah, yang bener, ojo ngapusi..... kamu serius ngomongnya???..... heuheuheu.

Ya udah, coba saya tes dikit saja, bener gak kamu berkiblat ke nabi SAW....

Saya tanya kalian, nabi SAW itu gak sekolah kan?, kenapa kalian pada sekolah kalau memang berkiblat ke nabi??.... Ada yang sekolah umum, ada yang pesantren dsb.... ya kan??.... Kenapa kiblatmu tidak kamu ikuti??....

Terus kamu mau saya percaya omonganmu??.....  heuheuheu

Nah, mikir!

Saya kasih tahu kalian, kalian semua itu baru berkiblat ke ustad, kyai, ulama.... Belum berkiblat ke nabi SAW.... cuman pikiranmu sendiri yang menilai dirimu sendiri kelewat ketinggian....

#itu baru sedikit tes, udah gak lolos kan?.... 

Selasa, 13 November 2018


014...... Wafat dan Mati
==================

Mati kadang disebut sebagai "maut" kadang disebut sebagai "wafat".... Biasanya kalau orang yang mati dianggap sebagai orang baik, maka biasanya disebut wafat.....

Tapi benarkah wafat itu = mati ??....

coba simak ini:

وَهُوَ الَّذِي يَتَوَفَّاكُمْ بِاللَّيْلِ وَيَعْلَمُ مَا جَرَحْتُمْ بِالنَّهَارِ ثُمَّ يَبْعَثُكُمْ فِيهِ لِيُقْضَى أَجَلٌ مُسَمًّى ثُمَّ إِلَيْهِ مَرْجِعُكُمْ ثُمَّ يُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُونَ (٦٠)
Al-anam 60. Dan Dialah yang menidurkan (mewafatkan) kamu pada malam hari dan Dia mengetahui apa yang kamu kerjakan pada siang hari. Kemudian Dia membangunkan kamu pada siang hari untuk disempurnakan umurmu yang telah ditetapkan. Kemudian kepada-Nya tempat kamu kembali, lalu Dia memberitahukan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.

disitu ada kata يَتَوَفَّا yang diartikan menidurkan, padahal kalau secara tulisannya itu "mewafatkan".... 
Jadi setiap hari, tepatnya di malam hari, kalian "wafat"....

Lalu apa itu wafat??....

Wafat itu maknanya "menyempurnakan" bukan mati/hilang nyawa.......

Jadi pada malam hari kamu akan disempurnakan.... Disempurnakan disini berhubungan dengan siklus harian "jam biologis" manusia.

Dalam DNA manusia itu ada semacam "jam biologis" istilah lainnya ritme sirkadian, jam biologis ini bekerja seolah seperti jarum jam yang terus berputar, dimana tubuh "tahu" kapan saatnya tidur, saatnya makan, saatnya mengeluarkan hormon tertentu, saatnya organ tubuh bekerja optimal dsb....

Nah, siklus jam biologis itu terus berputar 24 jam, lalu akan kembali nol lagi saat kalian tidur.... Setelah 1 siklus harian ini penuh, inilah yang dimaksud dengan "mewafatkanmu/menyempurnakanmu".....

Sekarang apa sudah terang bahwa ==> WAFAT itu bukan MATI

lihat ini lagi:

إِذْ قَالَ اللَّهُ يَا عِيسَى إِنِّي مُتَوَفِّيكَ وَرَافِعُكَ إِلَيَّ وَمُطَهِّرُكَ مِنَ الَّذِينَ كَفَرُوا
“(Ingatlah) tatkala Allah berkata: Wahai lsa,sesungguhnya Aku akan mewafatkan engkau dan mengangkat engkau kepada-Ku, dan membersihkan engkau dari orang-orang yang kafir. ” 

Nah, lihat مُتَوَفِّيكَ itu mewafatkan, artinya bukan mati tapi disempurnakan.....

#sudah wafat belum??.... heuheuheu





Minggu, 11 November 2018

013.....Sulthon Aji Maaf abah.. Smua prtanyaan yg abah jawab brisi nomr di depan. Apakh maksud nomr2 trsb abah, ??
Nanda jdi penasaran, bah..

====================
menarik....

pernah dengar istilah "kitabun marqum?"

marqum  ==> rekam

kitab marqum itu suatu rekam jejak atas peristiwa-peristiwa, yang terekam secara berurutan/memiliki nomor urut.... tatkala engkau merekam sebuah momen, maka akan ada urutan waktu detik demi detik, demikian dalam sebuah buku juga ada halaman-halaman yang memiliki nomer urut.....

semesta ini merupakan sebuah alat perekam, setiap apa yang kalian perbuat akan "menempel"/terekam semesta, sayangnya belum diketemukan " mesin pemutar/player untuk memutar rekamannya..... Bagaimana ini bisa terjadi??.... 

Karena manusia senantiasa memancarkan semacam frekuensi gelombang, baik tubuhnya, pikirannya, dan juga isi hatinya..... Lalu gelombang yang memancar kesegala arah itu akan mengenai apapun di sekitarnya.... disinilah rekam jejak manusia tercetak/terekam pada semesta.....

Nah, rekaman itu memiliki nomor urutan.... jam kesekian, menit kesekian, detik kesekian....

Oleh sebab itulah perbuatan baik maupun perbuatan buruk manusia akan terekam secara abadi selama masih ada langit dan bumi.... dan ketika "filmnya" usai, kamu mati, selanjutnya rekaman itu akan diputar terus menerus.... Kamu akan menyaksikan film buruk tanpa kualitas, ataukah film yang indah....

Nomor-nomor itu agar kalian berfikir dan mengetahui tentang "kitab marqum".... rekam jejak kalian.....

ingatlah!!!..... 

Ketika kalian, katakanlah berbuat buruk, memaki, menghina, maksiyat, dosa dan sebangsanya.... Maka itu tidak akan pernah terhapus selamanya..... 

#Kitab marqum menyatakan bahwa pertanyaanmu jatuh diangka 13











012...... Blumbang Segoro suwun abah ... 
artinya dimanapun kesadaran itu berada , meski di hadrah yg paling tinggi (Nur Muhammad) , yg nampak selalu adh-dhohirNya ya abah ? 
terus dmana Al-bathinNya ?

===================== 
dimana Al-bathinnya??..... 

Al-Bathin itu ada dalam ketidaktahuannya nur Muhammad, sedang Adh-dhohir ada dalam pengetahuannya nur muhammad....

Di dalam nur muhammad, apa yang tidak diketahuinya adalah Al-bathin, dan apa yang diketahuinya adalah Adh-dhohir.....

seperti dalam hidup ini, 

apa yang kamu ketahui??.... ==> itulah dhohir bagimu
apa yang tidak kamu ketahui??... ==> itulah bathin bagimu




Rabu, 07 November 2018


011.....Blumbang Segoro suwun abah ... 
bagaimana dngn alam2 batiniyah abah? seperti alam malakut, alam ruhani, alam nurani dll, apakah itu jg masih sbg adh-dhohirNya, apa sudah sbg al-BathinNya ?


=======================================


Iyo bagus..........

ada bathin ada Al-Bathin (Maha Bathin).....

Adanya alam malakut dsb, itu kalian katakan sebagai alam bathin atau alam gaib, dikarenakan kalian meninjaunya dari "alam luar" ke dalam..... Jika kalian naik alam tinggi-tinggi, lalu meninjau alam yang lebih rendah, maka kalian akan mengatakan bahwa alam malakut itu sebagai alam rendah atau alam luar....

Segala keberadaan/esistensi dibawah nur muhammad , adalah bagian dari Adh-dhohir, meski ia kita anggap bathin karena disebabkan kita meninjau dari alam luar.....

Sebagai gambarannya begini.... Manusia memiliki unsur luar berupa jasad dan unsur dalam berupa ruh.... Unsur luar saja ada beberapa lapis, mulai: rambut, kulit, daging, otot, darah, tulang, sumsum, ada 7 lapis. Demikian halnya dengan unsur dalam, memiliki banyak sekali lapisan, bahkan bisa saya katakan lapisannya terlalu banyak, sampai tidak mungkin bisa kita hitung lagi....

Bagian dalam (ruhani) itu memiliki tubuh ruhani/tubuh baka..... Di dalam tubuh ruhani ada bagian yang berfikir, sebagai akal dan ada bagian yang merasa sebagai qolbunya....

Didalam tubuh ruhani ini, ada lagi tubuh ruhani yang lebih dalam dan lebih murni..... tatkala proses mi'roj atau naik ke alam tinggi, tubuh ruhani bagian luar akan ditinggalkan, seperti ruh meninggalkan jasad, berganti dengan tubuh ruhani yang lebih murni lagi, demikian seterusnya sampai berlapis-lapis, terus menerus..... Lapisannya tidak bisa dihitung saking banyaknya..... Melalui banyak sekali alam-alam cahaya....

Tatkala tubuh ruhani mencapai lapisan yang sejajar dengan alam malakut, maka kita adalah malak/malaikat atau ruh..... tatkala tubuh ruhani mencapai nur muhammad, maka kita adalah bagian dari nur muhammad itu....

Proses inilah yang disebut manunggaling kawulo gusti.... sebenarnya secara Qur'an sebutannya adalah "roji'un" (kembali) ==> inna lillahi wa inna ilaihi roji'un.... Disebut kembali, sebab itulah asal usul kita, dari nur muhammad. Dalam proses kembali ini, ada mi'roj, yaitu naik kelangit, maksudnya naik kesadaran dari kesadaran tubuh luar di alam nasut/kebendaan, menuju kesadaran tubuh baka yang tertinggi di alam ilahiyah.....

Selagi masih hidup, maka perlu untuk belajar "kembali", belajar mati..... Karena ketika ajal menjelang, jika kalian belum berhasil menemukan jalan pulang, kalian akan terjepit di barzah dan diliputi siksa....

Bagi banyak orang, hal ini tidak mereka ketahui, bahkan mereka tidak menganggapnya penting..... Hanya yang berjuang bersungguh-sungguh yang akan menggapainya.....

#Manunggal....



Senin, 05 November 2018

010.....Akhyar Muhammad Assalamu'alaikum Abah, mohon maaf ulun izin mau bertanya....
Ada yg memandang sgla sesuatu semuanya adlh Allah... dan ada juga yg memandang sgla sesuatu semuanya adlh nur muhammad...
Bagaimana kah penjelasan dari kedua cara memandang tersebut wahai Abah...?

Trm kasih Abah atas jawabannya. Wassalam _/|\_

=================

Waalaikumsalam


Ada sebutan nur Allah dan ada sebutan nur Muhammad....


"Allah adalah cahaya langit dan bumi.........." (QS. An Nur: 35)

Kemudian ada sebutan nur Muhammad, ini mulai populer sekitar abad 13....

Pada dasarnya orang hanya memperdebatkan sesuatu yang sama yang dijuduli berbeda.... seperti sebutan air, banyu, cai dsb....

Dalam keadaan yang qodim dimana Tuhan belum mencipta, yang ada hanya DIA sendirian, dalam keadaanNYA yang ahad.... Lalu DIA berkehendak atas suatu "existensi awal", yang merupakan "ide" atas adanya diriNYA..... Muncullah noktah cahaya awwal, yang mengawali sebuah existensi..... noktah cahaya awwal inilah cahaya Tuhan yang juga merupakan sifat Tuhan sendiri..... Dan representasi dari sebuah keberadaanNya sendiri....

Maka seolah-olah kemudian Tuhan "bermain" dalam 2 peran..... yaitu Dia yang dzahir sebagai cahaya awwal, dan DIA yang bathin sebagai kegaiban disebalik yang dzahir..... Disini DIA menjadi wahdah.... satu yang seolah dua, sebagai Adh-dhohir dan sekaligus sebagai Al-Bathin....

Nur Muhammad adalah nama sebutan lain bagi Adh-dhohir.....

Dari Adh-dhohir atau nur Muhammad ini kemudian diturunkan lapis demi lapis alam-alam cahaya yang sangat banyak, yang jumlahnya hanya Allah yang tahu.... Sampailah kepada alam nasut atau kebendaan yang kalian kenal ini.....

Jadi segalanya adalah Allah.... luar dan dalam, Adh-dhohir dan Al-bathin..... 
Kalau yang ditinjau luar saja/ Adh-dhohir saja, bisa disebut nur Muhammad....