Kamis, 25 Juli 2019

238.....
Salam ta'dzim Abah... mohon maaf Abah izin bertanya, dimanakah letaknya kesadaran itu? Karena ada saat2 seperti manusia tidur, pingsan atau sebagian orang yg kesurupan itu tidak sadar.

Dan adakah setelah manusia pada mati, arwah/roh2 kita mempunyai kesadaran seperti saat kita hidup? Haturnuhun Abah 🙏🙏🙏
=================
Kesadaran itu seumpama satu titik terang yang sangat kecil yang berada dalam kegelapan, yang kemudian meluas dan meluas, melahap kegelapan, lalu semuanya jadi terang dan kesadaran kembali pada diri.

Jadi kesadaran itu hakekatnya adalah nur yang sedang memancar dari liputan kegelapan dan mengalahkannya.

Saya menyaksikan kesadaran itu dalam slow motion, berupa nur yang muncul dari dalam kegelapan dan melahap habis kegelapan. Beserta nur itu adalah ilmu dan pengetahuan serta pengertian akan adanya diri dan kehendak, yang kemudian kita sebut sebagai sebuah kesadaran.

Darimana mana munculnya kesadaran itu, dan kemana perginya??

Seperti ketika sebuah nyala api yang padam, tak diketahui kemana perginya si api dan darimana datangnya.

Jadi kesadaran adalah nur yang terprogram, yang akan aktif tatkala Tuhan memiliki kehendak akan hadirnya diri kita.

Ketika Tuhan memiliki kehendak atas hadirnya si A, maka saat itulah muncul setitik nur dalam kegelapan, lalu nur itu meluas melahap habis kegelapan, beserta nur itu ada pengetahuan, dan kesadaran si A pun terbit.

Apakah ruh memiliki kesadaran kelak setelah mati?

Jawabannya
Apakah Tuhannya memiliki kehendak atas hadirnya ruh seseorang tersebut?

Jadi ruh orang mati itu kadang sadar, kadang juga tidak sadar. Sama seperti di dunia ini, kadang sadar, kadang gak.

Kalau Tuhan selalu "kepikiran" sama kamu, maka selamanya kamu akan sadar. Kalau kamu gak terlalu menarik buatNya, kamu akan banyak gak sadarnya kelak.





Selasa, 23 Juli 2019

237....
Mau tanya Pak, apa sebenarnya yang disebut dengan Ruh ? tolong dijelaskan apak pengertian dari Ruh ? mohon pencerahannya
==================
Ruh itu min amri Robbi...
Dari amar urusan Tuhan....

وَيَسْأَلُونَكَ عَنِ الرُّوحِ قُلِ الرُّوحُ مِنْ أَمْرِ رَبِّي

Dan mereka bertanya kepadamu tentang ruh, maka katakanlah ruh itu "min amri robbii"....

Amar urusan Tuhan itu dari kehendak irodat Tuhan....

Kehendak/irodat Tuhan itu dari sifat dan af'al perbuatan Tuhan...

Sifat dan af'al Tuhan itu dari Dzat/diri Tuhan....

Dzat/diri Tuhan darimana?

Dari dulu... Mbuh kapan.
236....
Saya hendak bertanya guru. Tentang kematian juga. Apakah nanti setelah kita mati kita bisa bertemu dengan orang tua kita. Atau setidak nya berkumpul lagi dengan ibu dan ayah dan keluarga kandung? Matur nuhun
========================
Bisa, asalkan berada di tempat yang sama.... Di dunia ini saja, kalau kamu tinggal di kota dan orangtuamu di desa, kamu jarang ketemu orangtuamu, paling setahun sekali kalau mudik. Ya kan?

Tetapi hukum di akherat itu berbeda keadaan, orangtuamu tidak mesti selalu kembali menjadi orangtuamu, bisa juga jadi anakmu.

Di dunia ini nabi muhammad Saw, itu anak cucunya nabi Ibrahim as.... Tetapi di akherat jangan heran kalau ibrahim as jadi anak cucunya muhammad saw.

Kok bisa?

Itu karena ruhnya lebih tua...


Kamis, 18 Juli 2019

235....
Fauzan 

Maaf abah..mau tanya???Setelah kita mati.. Kita adalah roh.. Apakah roh juga berjenis klamin seperti ketika kita di dunia
=====================

Pertanyaanmu kok apik tenan.... heuheuheu.

Apakah roh itu berjenis kelamin?
Roh itu software, bagi hardware (tubuh)....

Kalau tubuhnya laki-laki, softwarenya maskulin.
Kalau tubuhnya perempuan softwarenya feminin.

Jadi roh itu tidak berkelamin atau berjenis kelamin, tetapi memiliki kecendrungan maskulin dan feminin.

Kalian yang perempuan, ruhnya memiliki kecendrungan feminin. Rada sensi, jutek dsb....

Kalian yang laki-laki, ruhnya memiliki kecendrungan maskulin. merasa gagah, kuat dsb.

Jadi ruh itu tidak berkelamin, tidak berhubungan sexual dsb.... Tetapi ruh itu bisa memadu rasa dan mentransfer nikmat maupun sakit.....








Selasa, 09 Juli 2019

234
Kalau darah di dalam tubuh manusia itu najis, berarti seluruh tubuh manusiapun najis dong Abah, jadi... jadi... jadi... Ach hehehehe.....
==============
Begini.... Didalam perutmu, itu ada usus, di dalam ususmu itu isinya tahi.... Kotor dan najis....

Jadi keadaanmu, memang kesana kemari bawa tahi.... Memang najis.... Itu fakta....

Ketika kamu mandi, katakanlah mandi besar, ataupun wudhu, pada dasarnya tidak bisa menjadikanmu benar2 suci dari najis, sebab memang isi perutmu saja tahi....

Wudhu itu isinya adalah simbolik, tentang membersihkan batin manusia, bagaimana wajah dibasuh, bagaimana tangan kaki dsb dibasuh... Adalah tentang membersihkan pandangan hati, dan perbuatan maupun langkah hidup kita....

Makanya saya kalau wudhu tidak pakai niat kalimat ==> liraf'il hadatsil

Untuk apa?

Wong kita tidak bakalan jadi suci betulan, langsung saya nawaitu wudhu lillahita'ala... Saya niat wudhu karena Allah ta'ala... Bukan utk hilangkan hadats, karena dalam perut saya ada tahinya, hadatsnya gak bisa hilang juga.





Minggu, 07 Juli 2019

233...
Mau tanya kalau darah manusia najis, kalau kita sedang sholat di gigit nyamuk kemudian kita pukul berarti batal dong sholat kita?
===============

Wah, itu perlu pengadilan dulu, untuk menyelesaikan satu masalah/sengketa....

Sengketanya adalah itu darah siapa??

Darah milikmu ataukah darah milik nyamuk. Kalau berada didalam tubuhmu, itu darahmu, kalau di dalam tubuh nyamuk, itu darah nyamuk, haknya nyamuk....

Nah, jelaskan itu darah nyamuk, karena berada dalam tubuh nyamuk....

Jadi kamu terkena darah nyamuk.... Bukan kena darah manusia...

Udah jelas kan??

Contoh lain, si A menyumbang darah utk si B, lewat transfusi darah.... Ketika sudah masuk ke si B darahnya, itu darahnya si B, bukan lagi darahnya si A....



Jumat, 05 Juli 2019

232
Assalamualaikum
syeh , saya mau bertanya: apa betul ada siksa kubur ?
kalau ada lalu bagaimana dngn yg mati tidak di kubur , seperti misal di bakar atw di biarkan begitu saja , atau di tenggelamkan ke dasar laut , dll...

mohon pencerahan
terimakasih
wassalamualaikum
==========
Waalaikumsalam

Pertama kamu harus teliti, siksa kubur atau siksa dalam kuburan??

Siksa kubur itu siksa di alam kubur, alam kematian.... Mau dikremasi, di cemplungin laut, di buang keluar angkasa tetap saja masuk ke alam kubur, walaupun tidak dikubur....

Jadi siksa kubur itu siksa di alam kubur, bukan siksa di dalam kuburan.... Kalau siksa di dalam kuburan, tentu manusia gak usah dikubur biar gak di siksa. Ya kan? Bodoh donk yang kubur mayat.... Heuheuheu.

Siksa utama dalam alam kubur itu di terror.... Di cekam ketakutan dan di takut-takuti.... Oleh apa dan siapa??

Oleh dosa-dosa kita sendiri, yang mawujud jadi munkar dan nakir itu.... Munkar itu karena perbuatan maksiyatmu menyalahi aturan Tuhan, lalu dosamu jadi mawujud sesosok yang menterror, namanya munkar.

Nakir itu karena dosamu dalam hal karunia Allah yang tidak kamu pertanggung jawabkan dengan benar didunia. Lalu karunia yang tdk disyukuri dan dipertanggungjawabkan dengan benar itu akan mawujud menjadi sosok namanya nakir....

Ya itu yang namanya munkar nakir.... Itu dosamu sendiri yang bakalan mawujud untuk menterror dirimu sendiri....




231

Sangat ramai tentang anjing bah ?
Mohon penjelasannya secara detail bah ?
Antara halal haram dst .....
============
Kok antara halal dan haram?? Apa mau makan kirik? Heuheuheu

Ini pasti karena berita viral nenek2 yang ngamuk2 bawa anjing ke masjid itu....

Urusan seperti itu, tinggal laporan ke polisi, nanti biar polisi yang urus, karena itu tugas mereka. Nanti biar diselidiki, motifnya apa? Kronologisnya bgaimana? Itu perempuan waras apa somplak?.... Kamu gak perlu sibuk ngurusi itu.... Nanti pertimbangan secara hukum bagaimana, itu kan ada prosesnya sendiri.

Kalau soal najis kan sdh jelas liurnya anjing najis berat. Asal cangkem asune mingkem, mulutnya mingkem yah gak netes liurnya. Kalau mulutnya njeplak, tinggal di pel.... Itulah gunanya ada marbot masjid....

Kalau soal najis, anjing itu hanya najis liurnya, kencing dan kotorannya, manusia malah lebih parah.... Manusia itu kencingnya najis, tahinya najis, darahnya najis, perbuatannya bisa najis, perkataannya bisa najis, pikirannya bisa najis, hatinya bisa najis, makanan dan minumannya bisa najis dsb....

Jadi lebih najisan mana anjing sama manusia??

Najisnya anjing itu cukup dicuci 7x, salah satunya dengan tanah.... Adapun najisnya manusia, harus di benamkan dalam neraka baru bisa suci.

Jadi lebih besar mana najisnya anjing vs najisnya manusia??

Jadi TIDAK rasional kalau manusia kok khawatir dan takut sama najisnya anjing yang kelewat ringan itu. Dibandingkan dengan najisnya dirinya sendiri. Itu pemahaman agama yang gak masuk akal.