Senin, 09 Mei 2016

Abu Faris pernah dengar

Abu Faris pernah dengar suatu petunjuk yang diberi oleh seorang pelaku thariqat bahwa seumpama beliau membagi kehidupan ini menjadi 3 gelombang, maka mendalami syariat itu bisa memunculkan sbuah cahaya yang sangat berguna untuk menepaki gelombang kedua, yaitu gelombang dimana dengan batin itu kita bisa melihat sesungguhnya Allah tidak terhijab kecuali oleh mata itu sendiri terhadap dzat yang ada di dunia. dan dalam gelombang kedua itu setiap yang kita lakukan akan menhgasilkan cahaya yang menjadi jalan kita menuju gelombang ke tiga (ma'rifatullah) saya saya bingung, untuk membedakan gelombang pertama dan kedua saja sudah susah, maka bagaimana rasanya gelombang ketiga seperti yang sedang orang itu cari ya bah? Semoga Allah mengijinkan abah membaca sedikit kebingunan saya ini amiin smile emoticon

Arif Assalamu alaikom abah... mau bertanya.. kata nabi assolatu mikrojul mukminin... sholat itu mikroj nya orang mukmin... bagaimana abah kita tahu bahwa kita sudah mikrroj dihadapan Allah dan bukan hanya merasa mikroj atau memaksa untuk mrasa mikroj...apa disebut mikraj klw sudah memandang alam2 yang ghoib atau bagaimana abah .. dan korelasinya dg zikir khofi abah... salam takdim dan hormat dari arif sidoarjo..
===========================

1. abu faris......... sebenarnya saudara tidak perlu sibuk memikirkan hal ini itu yang kurang penting, dalam perjalanan bilamana saudara dibimbing seorang guru/mursyid maka tinggal ikuti dan jalankan saja dengan sungguh sungguh semua bimbingannya dengan penuh khusyuk dan keyakinan....... Maka penyingkapan demi penyingkapan makna itu akan terbuka sendiri seiring waktu nanti...........

2. arif....... 

Assholatu mi'rojul mukminin mengandung 2 pengertian:

1. pengertian luar, yaitu sholat itu adalah sarana dalam meningkatkan kesadaran ruhani yang tinggi, kesadaran ilahiyah/berketuhanan yang tinggi.......... menuju Arif billah, seperti namamu....heuheu

2. pengertian dalam, yaitu suatu bentuk tersambungnya batin kepada Allah, dan terputusnya segala hal selain Allah dari dalam diri pribadi...... sehingga batin tiada menyaksikan apapun lagi selain Allah...... Karam dan tenggelam, lenyap segala sesuatu selain Allah.... memandang goib itu beda perkara, itu disebut mukasyafah atau penyingkapan penyingkapan makna kegaiban dibalik kehidupan ini...... mukasyafah itu berada dibawah mi'roj atau belum sampai kepada mi'roj...... 

dzikir khofi adalah latihan dasar saja, salah satu bentuk metode untuk menuju pembersihan batin...... 

Jika masih belum faham yang saya katakan, berarti masih perlu 20tahun lagi, untukmu tekun melakukan pendekatan kepada Allah agar faham.....

10 komentar: