Minggu, 10 Juni 2018

Agan K Fridayanto Maaf kang, pertanyaan ini pernah saya ajukan di blog akang, tapi sepertinya akan lebih tepat kalo saya tanyakan di kolom komentar postingan ini, semuanya akan kembali kepada Alloh baik penghuni neraka ataupun surga, saya mengamini penjelasan ini, meski akang belum lengkapi mengenai, huruf lam yang akang singgung di penjelasan awal

Dan mengenai kekekalan surga dan neraka beserta penghuninya, bagaimana korelasi hal tersebut dengan, tidak ada keabadian pada mahluk, bahwa semua mahluk akan hancur termasuk surga neraka dan penghuninya 
Mohon pencerahannya kang

========================
Oh sudah pernah saya bahas itu..... mungkin karena kamu baru jadi belum baca pembahasan saya.....

Kekekalan itu memiliki 2 bentuk:

1. baqo'
2. kholid

baqo' itu kekal dalam diam, kekal yang statis, tidak pernah mengalami perubahan
kholid itu kekal dalam gerak, kekal yang dinamis, kekal yang selalu berubah-ubah dari waktu ke waktu

Allah sebagai AL-Batiin itu kekal secara baqo', dimana DIA yang dulu, sekarang, dan akan datang adalah tetap dan tidak berubah, tidak pula bergeser. Al-Batiin ini kalian kenal juga dengan sebutan Dzat Allah. Kalian kenal juga dengan istilah Robb.....Kalian kenal pula dengan istilah AL-Ahad....

Allah sebagai Adz-Dzohir ini kekal secara kholid, dimana DIA akan selalu dinamis dan berubah dan tidak akan berhenti berubah-ubah. Adz Dhohir ini juga kalian kenal sebagai Sifatullah. Kalian juga mengenalnya sebagai Ilah..... Kalian juga mengenalNYA sebagai AL-Wahid..... Lalu apa itu ciptaan??.... ciptaan adalah efek samping/aksiden dari perubahan sifat dan af'al Allah sendiri..... Karena sifat dan af'alNYA yang tidak berhenti berubah (dinamis), maka ini akan melahirkan mata rantai, mata rantai inilah yang kemudian mawujud menjadi makhluk ciptaan..... Hari ini DIA lagi sayang, kalian dilimpahi banyak rizki, panen melimpah, besok2 bisa jadi DIA marah, kirim bencana.... besoknya sayang lagi..... demikianlah, DIA dalam sifat dan af'alnya dinamis, berubah-ubah terus macam itu.....

Nah, segala sesuatu yang ada ini bersifat kholid/kekal dalam perubahan karena merupakan mata rantai efek aksiden dari perubahan sifatullah dan af'al Allah dari waktu ke waktu.... 

Tidak ada yang musnah/lenyap sama sekali, walaupun kiamat 17 kali, yang ada hanyalah berubah-ubah..... Kalaupun alam semesta ini hancur, jadi kepingan atom-atom, atom-atom itu tidak kemana-mana, tidak pula lenyap, akan berhimpun dan terbentuk kembali menjadi semesta yang baru, yang mungkin lebih RASIONAL..... Sebab semesta yang sekarang ini masih kurang rasional, dimana orang jahat, masih banyak yang diberi senang, sedang orang baik, masih banyak yang diberi susah.....












3 komentar: