Jumat, 01 Juni 2018


Menyambung status tentang "dzatullah"

Akhirnya, setelah ditunggu-tunggu ada komenan/jawaban yang pas, tepat sesuai yang saya harapkan..... pas arahnya..... Sebelum saya ulas lagi lebih jauh, saya copaskan dahulu komenan yang tepat arah dan sasaran..... kalian baca dulu, fahami dahulu bener2, baru nanti saya lanjutkan, sebab komenannya terlalu panjang, jadi saya akan sambung di episode selanjutnya

Nah ini, komenan yang tepat sasaran, ini nanti akan berguna buat kalian untuk memahami istilah "dzatullah" lebih jauh lagi..... 
============================


Akhyar Muhammad Sdh saya cari dengan aplikasi pencarian di alqur'an dhp saya Abah... Tapi tdk ada kata "ذات اللّه" .... Kalo kata "ذات" ada.. Tp artinya bukan Dzat.. Artinya beda²,,, ada yg artinya "yg mempunyai" ada jg artinya "ke sebelah".. Tdk ada kata "ذات" yg artinya Dzat , Bah....


Samudra Hati benar abah, kata2 dzat pada bhs indonesia beda dngn dzat pada bhs arab ...

dalam bhs indonesia dzat diartikan sbg wujud dari sesuatu ...

sdng pada bhs arab , dzat adalah kata bantu yg berarti "yg mempunyai" ... misal "dzatu mansobin wa jamalin", yg mempunyai kemulian dan keindahan.
atau seperti kata "dzati hamlin" , (wanita) yg mengandung ...
----
kalimat d status abah sebelumnya yg dsampaikan oleh akun syukur yakub itu sepertinya adalah kata2 buatan dia sendiri atau dari orng lain yg dia ingat ...

disampaikan dalam bhs arab agar seolah2 menjadi nash atau dalil ... 
padahal dari tata bahasanya saja bnyk salahnya ... 

yg populer adalah kata2

tafakkaru fil makhluk wa laa tatafakkaru fil kholik ...
yg artinya berfikirlah tentng makhluk, jangan berfikir tntng kholik (sang pencipta) .

tapi kata tersebut jg bukan ayat alquran.
mngkin hadist atau perkataan ulama saja ... 

mngkin ada kalimat bermakna sejenis itu yg biasa kita baca selesai sholat ...
"wa laa yablughul washifuna shifatah"...
artinya 
orng2 itu tidak akan sampai/mampu untk mensifatkan Allah (dngn sifat hakikiNya) ...

#lovefk

=========================

2 komentar: